Eureka, Inilah "Semut dari Mars"


Christian Rabeling, the University of Texas at Austin
Martialis heureka

Selasa, 16 September 2008 06:54 WIB
JAKARTA, SELASA — Semut spesies baru yang ditemukan di hutan Amazon ini hidup di bawah tanah dan buta selama hidupnya. Para ilmuwan yang menemukannya yakin semut tersebut masih keturunan langsung semut purba yang pertama kali menghuni Bumi.
Seorang mahasiswa program studi biologi evolusi Universitas Texas, AS, Christian Rabeling, menemukannya pertama kali di hutan hujan Empresa Brasileira de Pasquisa Agropecuaria di Manaus, Brasil, tahun 2003. Ia adalah satu-satunya koloni semut yang hidup di bekas pohon yang membusuk di dalam tanah. Maka, pantas kalau penemunya memberi nama Martialis heureka yang artinya semut dari Mars saking unik dan anehnya. Semut tersebut tak lagi menggunakan indera penglihatan dan tak membutuhkan pigmen atau pewarna tubuh karena telah beradaptasi dengan lingkungan yang gelap gulita. Sebagai gantinya, ia memiliki tubuh memanjang dan capit yang panjang yang diduga untuk meraba dan menangkap mangsa.
Martialis heureka tidak hanya tercatat sebagai spesies baru, tapi juga membentuk kelompok genus tersendiri, bahkan subfamili baru. Subfamili terakhir ditemukan tahun 1967. Saat ini semut terbagi dalam 21 subfamili.Sampel DNA yang diambil dari kakinya menunjukkan bahwa semut dari Mars menempati pangkal pohon evolusi semut. Dari sifat genetikanya, semut diperkirakan mulai muncul sejak 120 juta tahun lalu dari nenek moyang yang sama dengan tawon. Para ilmuwan meyakini semut segera tersebar ke dalam habitat yang berbeda-beda, di tanah, dedaunan, dan sebagainya."Penemuan ini mendukung pendapat bahwa semut predator yang buta dan hidup di dalam tanah muncul di awal evolusi," ujar Rabeling.
Meski demikian, hal tersebut bukan berarti nenek moyang semut buta dan hidup di tanah. Namun, saat mulai berevolusi, semut telah beradaptasi dengan lingkungan tanah hutan tropis. Rabeling mengatakan, Martialis heureka memberi petunjuk bahwa rahasia evolusi semut mungkin masih tersembunyi di balik hutan hujan tropis. Penemuan yang dilaporkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences ini juga memberikan informasi baru untuk mempelajari lebih mendalam keragaman hayati serangga, khususnya semut.
WAH
Sumber : LIVESCIENCE

Rentan Terbakar, Ratusan Ribu Laptop Sony Vaio Ditarik

Dewi Widya Ningrum - detikinet
Sony Vaio (ist.)


New York - Sony menarik ratusan ribu laptop Vaio-nya karena laptop tersebut berpotensi mengalami panas berlebih (overheat), bahkan mungkin terbakar.Langkah ini dilakukan menyusul masuknya 15 laporan kasus laptop overheat ke Sony, di mana satu diantaranya menyebabkan luka bakar ringan.

Jajaran laptop Sony Vaio yang ditarik adalah seri TZ termasuk VGN-TZ100, VGN-TZ200, VGN-TZ300 dan VGN-TZ2000, yang diproduksi mulai Mei 2007 hingga Juli 2008. Jumlah laptop yang ditarik berkisar 438.000.

Menurut Komisi Keamanan Produk Konsumen Amerika Serikat (Consumer Products Safety Commission), diduga masalah ini terjadi karena adanya penempatan kabel yang tidak teratur di dekat engsel laptop dan atau lepasnya sekrup di dalam engsel yang bisa menyebabkan terjadinya korslet dan overheat."Ini bisa menimbulkan bahaya luka bakar bagi konsumen," ujar Komisi tersebut lagi, seperti dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (5/9/2008). Sony saat ini mengadakan program pemeriksaaan laptop secara gratis terkait masalah overheat ini, dan jika perlu, akan dilakukan perbaikan untuk menjamin laptop memenuhi standar kualitas yang baik.Sony menolak mengomentari berapa kerugian yang bakal dideritanya untuk memperbaiki laptop-laptop tersebut. ( dwn / ash )

Lebih 'Hijau' dengan Laptop Bambu

Ardhi Suryadhi - detikinet
Laptop Bambu Asus (softpedia)

Jakarta - Hampir semua negara belakangan rajin menyuarakan program 'hijau' dengan alasan menjaga kelestarian lingkungan. Nah, vendor PC punya cara tersendiri untuk mendukung program ini. Yaitu dengan memproduksi laptop yang berasal dari tanaman bambu.

Aksesoris bambu memang hanya dipakai pada bagian eksterior dari laptop besutan Asus ini. Meski demikian, produk tersebut digadang-gadang lebih ramah lingkungan.Laptop bambu tersedia dalam ukuran layar 12,1 dan 11,1 inch. Asus juga membuat chasis unik yang dianggapnya bakal memudahkan ketika dilakukan daur ulang.

Ke depannya, seperti dilansir softpedia dan dikutip detikINET, Senin (1/9/2008), penggunaan bahan baku bambu di tiap seri terbaru akan memberikan sentuhan khas masing-masing, seperti memiliki pattern natural tersendiri.Dari sisi spesifikasi teknis, laptop bambu 11,1 inch dilengkapi dengan Express Chipset GM965 Intel, kartu memori DDR2 yang bisa digenjot hingga 4 GB, kartu grafis Intel GMA X3100 serta hardisk berkapasitas 80-120 GB. Sementara model lainnya, dilengkapi prosesor Intel Core 2 Duo, kartu grafis NVIDIA GeForce 9300M, hardisk SATA 2,5 inch dengan kapasitas mulai 160 GB hingga 320 GB.

Sebagai tambahan, Asus juga menyediakan seri laptop bambu yang dilengkapi dengan teknologi Super Hybrid Engine. Dengan teknologi ini dapat meningkatkan daya tahan baterai lebih dari 70% serta performa sistem hingga 23%.Sayangnya, produsen PC asal Taiwan ini masih belum mengungkap berapa harga yang dibanderol untuk satu unit dari laptop ini.

Google Bikin Browser Web Sendiri


SAN FRANSISCO, SELASA - Perang persaingan dalam layanan Internet antara Microsoft dan Google belum berakhir. Tak lama setelah Microsoft merilis Internet Explorer 8 versi beta 2, Google mengungkapkan browser web yang dikembangkannya.
Browser yang akan diberikan cuma-cuma itu diberi nama Chrome. Perkenalannya ke komunitas maya sangat unik karena menggunakan cerita komik yang lugas dan menjelaskan mengenai browser tersebut secara gamblang.
Mulai Selasa (2/9), aplikasi tersebut direncanakan dapat diunduh (download) di 100 negara dan baru dapat dipakai pada komputer yang menggunakan sistem operasi Windows. Google menyatakan masih mengerjakan versi lainnya untuk dipakai pada sistem operasi Macintosh dari Apple dan Linux. Dalam blog resmi yang ditulis pejabat Google Senin (1/9), Chrome diklaim menawarkan fasilitas mengakses web lebih baik.Web broser ini menyediakan akses ke berbagai materi multimedia lebih cepat dan nyaman karena telah dilengkapi JavaScript virtual machine yang multiproses. Untuk mencegah phising dan pencurian data web, Chrome juga memiliki fitur membuka aplikasi berbasisi web tanpa toolbar dan address bar yang juga dikembangkan Mozilla dalam proyek yang disebut Prism."Web semakin baik dengan lebih banyak pilihan dan inovasi," ujar Sundar Pichai, wakil presiden untuk manajemen produk Google. Apalagi, aplikasi tersebut dibangun dengan platform open source sehingga lebih fleksibel dikembangkan komunitas.
Masuknya Google ke pasar web browser menandai makin panasnya persaingan di ranah Internet. Sebelumnya Google berupaya menggerus pasar pengguna aplikasi pengolah dokumen dengan memperkenalkan Google Docs yang dapat diakses online. Google juga membatasi dominasi Internet Explorer dengan mendukung browser web Firefox buatan Mozilla yang saat ini telah meraup 10 persen pangsa pasar.Dengan iming-iming bagi hasil iklan, Mozilla memasang mesin pencarian Google di halaman resminya. Kontrak kerja sama tersebut telah diperpanjang hingga 2011. Google mungkin berharap dapat meraup pangsa pasar lebih besar dengan produk mereknya sendiri. Namun, nama besar Google di ranah maya bukan jaminan keberhasilan setiap layanannya. Instant messaging Gtalk dan layanan email Gmail sejauh ini masih di bawah layanan serupa dari Yahoo amupun Microsoft. Buakn tidak mungkin, Chrome juga bakal menjadi pesaing baru bagi Firefox.

Mini PC Asus, si Kecil untuk Gamer



ASUSASUSASUS
EP20, seperti juga PX20 dan PX24, dilengkapi DVD Super Multi tipe slot-in yang tipis.
Senin, 1 September 2008 | 16:06 WIB

JAKARTA, SENIN – Kecil, hemat daya, menyenangkan, ada audio, dan mudah dipakai, begitu janji Asus tentang produk mini PC barunya. Secara konsep, mini PC Asus ini serupa dengan Eee Box. Namun mini PC punya kelebihan.

Selain fisik yang lebih besar, 2L, mini PC dilengkapi dengan optical disk drive (ODD). Speaker-nya lebih bertenaga, dengan kualitas Hi-Fi. “Tidak perlu speaker ekternal karena sudah penuhi standar Dolby Digital. Kipasnya juga magnetis sehingga tidak berisik, yakni 24db,” tutur Tirtasaputra Salim (Account Specialist, SEA Sales & Marketing Dept. AP & MEA Sales Group, Asus Technology Pte Ltd).

Fitur lain yang ditonjolkan adalah hemat daya dan tempat. Ukurannya, begitu klaim Tirtasaputra, sekitar 1/10 – 1/15 PC tower. Tingginya, 1/5 dari PC tower. Konsumsi dayanya pun disebutkan hanya 20W saat bekerja dan 26W bila digenjot, atau rata-rata 24W.

Ada tiga tipe mini PC yang diperkenalkan Asus ke tanah air: PX20, EP 20 dan PX24. Dua yang disebut terakhir datang dengan prosesor Intel Celeron M Dothan 900MHz (cache L2 512KB), RAM DDR2 400 1GB, harddisk SATAII 80GB, sistem operasi (Linux/Windows XP), port DVI-I, port LAN, 3 jack audio, dan 4 port USB 2.0

Khusus untuk PX24 disertakan pula port HDMI sehingga PC mini ini bisa dikoneksikan ke TV Full HD, Amplifier, atau ke DVD player. PX24 yang dimotori Windows Vista Home Premium dan prosesor Intel G220 plus RAM DDR21 2GB serta harddisk 250GB ditargetkan pada penggemar game. Tipe ini memang istimewa karena didayai oleh chipset ATI RV620LE.

“Bisa menjadi media player karena ada sebuah remote control Wi-Fi (802.11n),” kata Tirtasaputra. Remote control berwarna putih yang panjangnya nyaris menyamai unit mini PC itu memang tampak lengkap.

PX24 yang dipaket bersama monitor LCD Asus 22” lengkap dengan keyboard mouse dibandrol dengan harga US$ 1015. Sedangkan PX20 dan EP20, masing-masing dengan LCD Asus VW171D (17”) plus keyboard dan mouse dihargai US$ 599, dan US$ 559. Semuanya dilindungi garansi dua tahun untuk CPU dan 3 tahun untuk LCD.